Kelebihan model experiential learning yakni hasilnya dapat
dirasakan bahwa belajar melalui pengalaman lebih efektif dan dapat mencapai
tujuan secara maksimal. Beberapa manfaat model experiential learning dalam
membangun dan meningkatkan kerjasama kelompok antara lain adalah:
1)
mengembangkan dan meningkatkan rasa saling ketergantungan antar sesama anggota
kelompok,
2) meningkatkan keterlibatan dalam pemecahan masalah dan pengambilan
keputusan, 3) mengidentifikasi dan memanfaatkan bakat tersembunyi dan
kepemimpinan,
4) meningkatkan empati dan pemahaman antar sesama anggota
kelompok.
Sedangkan manfaat model experiential learning secara
individual antara lain:
1) meningkatkan kesadaran akan rasa percaya diri,
2)
meningkatkan kemampuan berkomunikasi, perencanaan dan pemecahan masalah,
3)
menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi situasi yang buruk,
4)
menumbuhkan dan meningkatkan rasa percaya antar sesama anggota kelompok,
5)
menumbuhkan dan meningkatkan semangat kerjasama dan kemampuan untuk
berkompromi,
6) menumbuhkan dan meningkatkan komitmen dan tanggung jawab,
7)
menumbuhkan dan meningkatkan kemauan untuk memberi dan menerima bantuan,
8)
mengembangkan ketangkasan, kemampuan fisik dan koordinasi.
Sumber:
Kolb D.A. (1984) 'Experiential Learning experience as a
source of learning and development', New Jersey: Prentice Hall

Tidak ada komentar:
Posting Komentar